Jumat, 27 Oktober 2017

Manusia dan Penderitaan

Manusia dan penderitaan

A.   Pengertian Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Jadi Penderitaan merupakan menanggung sesuatu yang tidak meyenangkan. Penderitaaan dapat muncul secara lahiriah, batiniah atau lahir-batin.
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan "risiko" hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan agar manusia sadar dan tidak memalingkan dari-Nya. Dan penederitaan yang dialami seseorang harusnya menjadi bahan intropeksi dirinya untuk senantiasa menyadi hal hal yang ia lakukan.

B.   Siksaan

Siksaan merupakan bentuk dari penderitaan yang terjadi secara fisik atau jasmani dan juga rohani. Siksaan atau penyiksaan ( torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan tidak memeberi dampak baik terhadap korban bahkan mampu merusak jasmani dan mental yang akan membuat dirinya merasa makin lemah. siksaan hanya akan menimbulkan rasa dendam dari diri korban terhadap pelaku. Namun era saat ini penyiksaan bukan lagi soal fisik namun psikis yang disiksa secara halus tidak ada kontak fisik sedikitpun yang pada akhirnya menimbulkan rasa ketakutan yang berlebih yang lambat laun akan mengganggu kondisi kejiwaan mereka, yang merupakan salah satu penyebab orang pada khirnya memutuskan untuk bunuh diri.\

C.   Kekalutan mental

kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
a.       Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
b.      terjadinya konflik sosial budaya
c.       cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Beberapa gejala depresi lain yang juga berkontribusi bagi kekalutan mental antara lain:
1.      Kurang berenergi
2.      Letih
3.      Sulit berkonsentrasi
4.      Perhatian menurun
5.      Isolasi

Namun jika kita sudah mengalami kekalutan mental yang harus kta lakukan :
a.       Menjaga kesehatan mental
b.      Mengenal hal dala hidup yang tidak dapat terkendali.
c.       Perhatikan perasaan, kekhawatiran, dan reaksi Anda lalu ceritakan kepada orang lain.
d.      Bersikap luwes dan berekspektasi
e.       Belajar untuk bilang “tidak”
f.       Lakukan hal yang anda sukai
g.       Tertawalah
h.      Pikirkan hal yang anda dapat syukuri
i.        Lakukan hal yanda sukai

D.   Penderitaan dan Perjuangan

Penderitaan akan selalu ada dalam menjalani hidup ini namun bukan berarti kita harus terus menerus mensikmati atau hanya berdiam diri menghadapi penderitaan yang kita alami, kita harus mencari solusi mencari cara untuk melepaskan penderitaan itu. Maka dari itu harus ada perjuangan dalam menghadapi penderitaan agar kita mampu mengatasi segala sesuatu yang terjadi. Karena dalam hidup tuhan senantiasa menguji umat umatnya. Manusia diciptakan untuk menjalani skenario tuhan jika dikaitkan dengan agama namun jika kita berpikir secara logika segala sesuatu yang kita bperbuat berdampak pada diri kita sendiri akhirnya.
Contohnya, jika seseorang di vonis sakit kanker payudara oleh seorang dokter, yang ia lakukan tidak boleh berdiam diri dan mnyesali dirinya atas penderitaan yang ia alami namun sebaliknya ia harus teteap semangat, mencari pengobatan yang disaranakan dokter, terus berdoa kepada tuhan, bergabung bersama yayasan yang memiliki pasien yang sama. Agar ia mampu tegar dalam emnghadap pendertiaannya, bentuk diatas solusi ditas merupakan bentuk perjuangan yang mustinya ia lakukan. Karena jika ia hanya berdiam diri hanya akan melemahkan dirinya.

E.   Penderitaan, Media massa, dan Seniman

Dalam zaman serba modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya mensejahterakan manusia dan senjata, peluru kendali, pabrik bahan kimia merupakan sumber peluang terjadinya penderitaan manusia.
Hal ini sudah terjadi seperti
a.        bom atom di Hirosima dan Nagasaki,
b.       kebocoran reactor nuklir di Uni Soviet ,
c.        kebocoran gas beracun di India,
d.       penggunaan peluru kendali dalam perang Irak
e.       Fukushima terjadi ledakan reactor nuklir yang menyebabkan radiasi nuklir yang membahayakan kesehatan manusia,akibatnya masyarakat sekitar yang tinggal di daerah tersebut harus di ungsikan ke tempat yang jauh dari daerah terkena radiasi.

Beberapa sebab lain yang menimbulkan penderitaan manusia ialah, kecelakaan, bencana alam, bencana perang dal lain – lain. Contoh tenggelamnya kapal tampomas dua diperairan masalembo, jatuhnya pesawat Hercules yang mengangkut para perwira muda di Condet, meletusnya gunung galunggung dan perak irak dan iran.

Berita mengenai penderitaan silih berganti mengisi lembaran Koran, berita di televisi, radio, dengan maksud supaya orang yang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Nyatanya tidak sedikit bantuan yang datang dari dermawan dan sukarelawan berupa material dan tenaga untuk meringankan dan menyelamatkan mereka dari musibah ini. Media massa adalah salah satu alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa – peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat.
Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang merasa simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni.

F.    Penderitaan dan Sebab – Sebabnya

            Sebab-sebab timbulnya penderitaan manusia :

A.     Penderitaan yang timbul kaerena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk.
Karena perbuatan buruk antara sesama manusia maka manusia lain menjadi menderita mislalnya : suami yang menyiksa istrinya (KDRT)
Perbuatan buruk manusia terhadap lingkuangan juga menyebabkan penderitaan manusia, misalnya : musibah tsunami di Aceh

B.     Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab tuhan. Namun kesabaran, tawakal dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.

G.  Pengaruh Penderitaan

a.        Pengaruh Negatif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negatif, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri.
b.       Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri.

Cara mengatasi penderitaan
1. memulai sesuatu hal dengan hal yang baik
2. lebih mendekatkan diri pada Tuhan.

3. jalani hidup dengan optimis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dessy's Graduation