Minggu, 24 September 2017

Manusia dan Cinta Kasih


            Kehidupan ini merupakan hasil buah cinta kasih tiap umat manusia, kita tak jauh- jauh akan hal itu. Semua berawal dari sebuah cinta, berjalan dengan cinta, dan diakhiri dengan cinta. Dunia menjadi harmoni, damai, dan sejahtera karena cinta. But, have you ever been think about????
Cinta itu apa?
Apa yang membuat kita bisa mengatakan Cinta?
Darimanakah asal cinta tersebut?
Apa yang membuat kita bisa saling mencintai?
Dan sebagainya....
Untuk menjawab akan hal tersebut disini bakal saya sedikit uraikan mengenai hal-hal tersebut.
Let’s get started!!
A.   Pengertian Cinta Kasih

Kita selalu bilang I love you dengan mudahnya, apa sih arti cinta itu??
            Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang kepada ..... , ataupun rasa sangat kasih atau tertarik hatinya. Kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada  ..... atau menaruh belas kasihan. Cinta itu lebih ke mendalam perasaaan namun kasih ialah perasaan akibat dari cinta yang terungkapkan keluar atau yang diwujudkan secara nyata.
            Cinta sangatlah penting dan mendasar dalam kehidupan ini, dengan cinta terbentuklah sebuah pasangan-pasangan yang kelak menikah dan menghasilkan keturunan, pengikat umat manusia satu dengan lainnya. Namun cinta bukan hanya pengikat antar umat manusia saja tetapi dengan Tuhan nya sang pencipta langit dn bumi dan maha cinta yang mampu menyatukan umat nya. Dengan adanya cinta Tuhan dan makhluknya menjadi pondasi umat manusia senantiasa bersyukur apa nyang diberikan Tuhan kepadanya dan berpegng teguh atas apa yang menjadi perintah-Nya.
            Cinta selalu mengandung unsur-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, pehatian, dan pengenalan. Menurut  Dr. Sarlino W. Sarwono bahwa cinta itu memiliki tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman,dan kemesraan. Hal tersebut membentuk seperti sebuah segitiga yang saling bersinergi membentuk segitiga cinta. Namunketiga unsur tersebut tidaklah memiliki kekuatan dalam diri manusia rata-rata hanya mempu dua yang berperan besar atau hanya satu. Kekutan cinta umat manusia itu sangat mahadahsyat.


B.   Cinta Menurut Ajaran Agama

Cinta tidak hanya semata sebuah kata yang tidak ada maksud dan tujuan nya dan muncul begitu saja. Cinta juga bukan alasan untuk kita melakukan hal buruk dengan semena-mena ketika umat manusia hidup di muka bumi ini which is dia mengimani yang menjadi kepercayaan yang menjadi penuntun hidupnya. Hal yang luar biasa ialah agama nmengajarkan kita tentang cinta dan yang pasti untuk menuntun umat manusia pada hal yang baik baginya dan orang disekitanya . cinta kita tentunya beragam bentuknya cinta diri sendiri, cinta Tuhan nya, cinta kepada sesama umat manusia lainnya.
Jika dalam islam (saya muslim), islam mengajarkan bahwa
1.      Dalam mencintai diri sendiri, buatlah yang emndtangkan kebaikan kepada diri kita, dan menghindari yang akan membahayakan diri nya. Sebagaimana Allah berfirman :
Al Hujurat ayat  7
وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ ۚ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ

Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu “cinta” kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.
2.      Dalam mencintai kepada sesama umat manusia, kita seharusnya tidak membatasi cinta dan keegoisan. Hendaknya menyeimbangkan nya. Contohnya : bekerja sama untuk membantu orang lain.
Allah juga berseru bahwa hendaknya kita mencintai kepada sesama seperti  mencintai diri sendiri.
3.      Cinta kepada Tuhan
Cinta kepada Tuhan merupakan puncak dari cinta, cinta yang ikhlas kepada-Nya menjadi penguat dan pendorong umatnya menjalani kehidupan nya.
Dan jika seseorang tidak lagi memiliki rasa cinta pada Allah SWt apalagi ajarannya maka tertutuplah hatinya

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Surah ali-Imran: 31)


C.   Kasih Sayang

Kasih sayang merupakan pertumubuhan dari cinta. Kasih sayang ini akan timbul pada pasangan yang melanjutkan hubungan nya menjadi rumah tangga. Alangkah indahnya apabila rumah tangga itu dihiasi oleh kasih sayang. Namun kasih sayang tidak hanya sebatas kepada sebuah pasangan saja namun dengan anak-anak nya dan berimimbas kepada lingkungan nya juga.
Dalam kasih sayang dituntut untu bertanggung jawab, jujur, pengorbanan, saling peracaya, pengertian,d dan terbuka. Karena kasih sayang merupakan pondasi kokohnya rumah tangga dan juga dasar komunikasi dalam keluarga. Pentingnya menjaga komunikasi dengan kelurga membuat keutuhan keluarga tersebut terjamin.  Dalam mendidik anak-anak pun tidak boleh lepas dari kasih sayang agar selalu menjadi keluarga yang harmonis.
Maka dari itu kasih sayang senantiasa di jaga atau di eratkan dengan beberapa cara berikut
1.      Melakukan hal romantis setiap hari
2.      Tidak membesarkan masalah sepele
3.      Berikan pujian yang tulus
4.      Jika ingin sesuatu, katakan
5.      Sentuhan penuh cinta

D.   Kemesraan

Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
Ingin kukenang selalu

Hatiku damai
Jiwaku tentram disampingmu
Hatiku damai
Jiwaku tentram bersamamu

Sepenggal lirik lagu yang di nyanyikan Iwan Fals, yang mungkin kita semua tidak asing terhadap lagu tersebut biasa di dengar kala ada acara kumpul keluarga atau pada pesta pernikahan. Kemesraan ini sangatlah di dambakan semua orang dalam kehidupan nya dan senantiasa hadir tiap saat.
            Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan erat hubungan nya dengan pria dan wanita yang sedang jatuh cinta hingga samapai ke rumah tangga. Kemesraan ialah perwujudan kasih sayang yang mendalam. Kemesraan lahir dari cinta yang berlanjut, kemesraan juga dapat menimbulkan daya kreativitas manusia.



Bagimana agar dalam menjalin hubungan tetap mesra :
a.       Menjaga komunikasi
b.      Tidak memberi celah hadirnya orang
c.       Jangan mendikte pasangan
d.      Saling memberi kepercayaan
e.       Ataur waktu untuk bersama
f.       Jadi pendengar yang baik bagi pasangan
g.       Utarakan pendapat dengan baik dan sopan
h.      Perhatian kepada pasangan
i.        Jaga keromantisan
j.        Saling membantu tidak mengandalkan


E.   Pemujaan

You got a fetish for my love
(kau memuja untuk cintaku)
By.Selena Gomez

            Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi.Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada, memuja cinta seseorang.
            Dalam hal ini pemujaan kepada Tuhan sang pencipta tidak bisa lepas dari kehidupan ini karena merupakan suatu manifestasi yang merupakan inti dan nilai makna kehidupan sebenarnya. Pemujaan setiap orang berbeda – beda bergantung pada kepercayaannya masing – masing. Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya kehidupan yang lebih indah.

F.     Belas Kasihan

Belas kasih(composian)adalah kebijakan satu diamana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain di anggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme dasar ke tertinggi prinsip-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan, masalahnya sanggupkah ia menggugah potensi belas kasihnya itu. Banyak cara yang dapat dilakukan bagi kita untuk menunujukkan kepedulian kita kepada orang lain . Kita dapat menumpahkan belas kasih dalam bentuk sebuah materi dan sebuah non materi , belas kasih berupa materi biasanya berbentuk suatu benda yang dapat membantu dalam kehidupannya dan belas kasih dalam non materi dapat berupa sebuah jasa atau sebagainya yang membantunya kearah yang lebih baik . seperti membantu anak yatim piatu, orang tua jompo, tunawisma, dan masih banyak lagi. Selagi kita mampu untuk menebar kebermafaatan kepada orang lain maka lakukanlah.


G.  Cinta Kasih Erotis



Cinta kasih erotis ini berlawanan dengan kasih ibu dan kesaudaraan yang merupakan kehausan akan penyatuan yang sempurna dengan seseorang lainnya. Cinta kasih erotis merupakan hal yang dianggap privasi sebatas hubungan antara seorang pria dan wanita yang ke arah hubungan yang lebh jauh atau seksual semata. Bagi kebanyakan orang keinginan seksual senantiasa disamakan dengan gagasan cinta kasih karena mereka mudah terbawa oleh kesimpulan yang salah bahwa mereka sedang mencintai dan mengasihi yang lain, sedangkan yang sebenarnya terjadi adalah bahwa mereka saling menginginkan secara fisis. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Namun dalam hal tersebut hubungan fisis tadi tidak memperlihatkan sifat-sifat yang rakus dan serakah dalam keinginan untuk menaklukan atau untuk ditaklukkan, tetapi akan tercampur dengan kehalusan bertindak serta kemesraan. Apabila keinginan untuk penyatuan fisis tidak dirangsang oleh cinta kasih dan hanya membawa kita pada penyatuan yang bersifat orgiastis ( pesta pora) dan sementara saja. Dalam cinta kasih erotis terdapat ekslusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih kesaudaraan dan cinta kasih keibuan. Cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain daripada perbuatan kemauan.




https://imstuff-it.blogspot.com/2013/04/ibd-manusia-dan-cinta-kasih.html



Sabtu, 23 September 2017

Manusia dan Kebudayaan

ILMU BUDAYA DASAR
A. Pengertian Manusia
      Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Itu yang membedakan manusi dengan makhluk lainnya yang ada di bumi ini. Sehingga keberadaan manusia sangat menentukan apa yang akan terjadi pada bumi di masa mendatang, manusia lah yang bertanggung jawab akan hal itu. Sehingga manusia hidup bersama dan saling mendukung dan membantu satu sama lain yang kita ketahui bahwa manusia itu ialah makhluk sosial.
Manusia yang dikenal sebagai makhluk sosial yang artinya manusia tidak dapat berdiri sendiri, manusia membutuhkan bantuan atau interaksi satu sama lain dalam melakukan tugas atau kegiatan sehari- harinya dalam menjalani kehidupannya.
           Manusia memiliki beragam arti seperti dijelaskan oleh beberapa ahli berikut :
1.      Paula J. C. & Janet W. K.
Menurut Paula J. C. & Janet W. K. Manusia merupakan makhluk yang terbuka, bebas memilih makna di dalam setiap situasi, mengemban tanggung jawab atas setiap keputusan, yang hidup secara berkelanjutan, serta turut menyusun pola hubungan antar sesama dan unggul multidimensional dengan berbagai kemungkinan.
2.      Omar Mohammad Al – Toumi Al – Syaibany
Menurut Omar Mohammad Al – Toumi Al – Syaibany, pengertian manusia adalah makhluk yang mulia. Masuia merupakan makhluk yang mampu berpikir, dan menusia merupakan makhluk 3 dimensi (yang terdiri dari badan, ruh, dan kemampuan berpikir / akal). Manusia di dalam proses tumbuh kembangnya dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor keturunan dan faktor lingkungan.
3.      Agung. P. P.
Menurut Agung P. P., Manusia dapat diartikan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, yang tersusun atas kesatuan fisik, ruh / jiwa, dan akal pikiran yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan lingkungannya.
Kesimpulan :
            “Manusia ialah makhluk paling sempurna yang diciptakan tuhan, yang memiliki akal budi berbeda dengan makhluk lainnya, manusia juga sebagai makhluk sosial yang pada dasarnya saling membutuhkan satu sama lainnya.”


B. Hakekat Manusia
            Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang selalu berkembang dengan pengaruh  lingkungan sekitarnya karena makhluk utuh ini memiliki potensi pokok yang terdiri atas jasmani, akal, dan rohani. Hal lain yang menjadi hakikat manusia adalah mereka berkecenderungan beragam. Sebagai makhluk ciptaan tuhan yang memiliki potensi pokok paling banyak, manusia menjadi menarik untuk diteliti. Manusia yang sebagai subjek kajian mengkaji manusia sebagai objek kajiannya dalam hal karya, dampak karya terhadap dirinya sendiri, masyarakat dan lingkungan hidupnya. Jadi hakekat manusia adalah kebenaran atas diri manusia itu sendiri sebagai makhluk yang diciptakan oleh tuhan.

C. Kepribadian Bangsa Timur
                     
                        
            Manusia dimuka bumi ini sangat beragam berasal dari berbagai suku, ras, agama, dan bangsa. Setiap wilayah memiliki kepribadian yang tentu berbeda satu sama lainnya. Indonesia yang merupakan bagian dari bangsa timur memiliki kepribadian dan keseharian yang berbeda tentunya dengan bangsa barat. Setiap bangsa memiliki ciri yang menonjolkan dirinya.
Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat: Hospitality, Hardworking, Religius & Well Cultred, Respect for Elders, Deligent, Attached to Norm, Strong Family Ties.
Bangsa timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit.. Pada umumnya kepribadian bangsa timur adalah sangat terbuka dan toleran terhadap bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat istiadat yang ada.
Namun saat ini arus globalisasi yang semakin luas dan informasi yang terus berkembang sehingga pertukaran budaya bangsa terjadi dengan cepat khususnya mudah nya bangsa barat memasuki bangsa timur yang berdampak pada perubahan sikap, budaya, norma dan lain sebagianya yang menggerus budaya timur yang ada. Sehingga, sebagai oarang timur kita seharusnya menjadikan globalisasi sebagai dampak yang postif dan tetap menjaga apa yang sudah menjadikan kita sebagai bangsa timur yang dikenal dahulu.

D. Pengertian Kebudayaan
                                              
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.

Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

Kebudayaan secara umum merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Menurut beberpa ahli, kebudayaaan ialah
-Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat. (Edward B. Taylor).
-Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.( Ki Hajar Dewantoro)

E. Unsur – Unsur Kebudayaan
            Ada beberapa pernyataan tentang unsur – unsur  kebubudayaaan :
1.      Melvile J. Herkovist, unsur – unsur kebudayaan terdiri atas
a.       alat –alat teknologi
b.      sistem ekonomi
c.       keluarga
d.      kekuasaan politik
2.      Bronislaw Malinowski
a.       sistem norma – norma yang memungkinakan kerjasama antar anggota masyarakat agar mengetahui alam sekelilingnya
b.      organisasi ekonomi
c.       alat pendidikan
d.      organisasi kekuatan
3.      Kluckhohn
a.       sistem religi
b.      sistem pengetahuan
c.       sistem mata pencaharian hidup
d.      sistem peralatan hidup atau teknologi
e.       organisasi kemasyarakatan
f.       bahasa
g.       kesenian
F. Orientasi Nilai Budaya
              
            Kerangka Kluckhohn tentang lima masalah dasar hidup yang menentukan orientasi nilai budaya manusia
1.      Hakikat hidup
Dalam hidup manusia ada hal baik atau buruk yang akan dialami sehingga manusia agar selalu berikhtiar untuk menjadi baik.
2.      Hakikat karya
Karya merupakan nafkah hidup yang akan menentukan kedudukan, dan kehormatan seseorang.
3.      Persepsi manusia tentang waktu
Manusia senantiasa berpikir atau berorintasi pada waktu yang menjadi pengalaman nya, menjadi kan masa lalu sebagai pedoman, dan saat ini sebagai pekarjaan, dan masa depan sebagai tujuan.
4.      Pandangan manusia terhadap alam
Manusia memiliki hasrat untuk menguasai alam sekitarnya, namun manusia harus tunduk kepada alam dengan senantiasa menjaga alamnya.
5.      Hakikat hubungan antar manusia
Orientasi kolateral : rasa ketergantungan terhadap sesama
Orientasi vertikal : rasa ketergantungan pada atasan atau yang berpangkat
Indivudlisme, menilai tinggi usaha atas kekukatan sendiri
G. Perubahan Kebudayaan
                                
            Seiring dengan berjalan nya waktu dan teknologi yang semakin canggih dan maju di era globalisasi saat ini, menjadikan mudahnya asing menguasai lokal dengan budaya mereka yang mana saja bisa masuk dan sangat mudah diterima semua kalangan yanag perlahan lahan menggerus kebudayaan lokal yang semakin ditinggalkan oleh masyarakat.Faktor yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal. Budaya lokal adalah identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan budaya asing masuk asalkan sesuai dengan kepribadian negara karena suatu negara juga membutuhkan input-input dari negara lain yang akan berpengaruh terhadap perkembangan di negranya.
           
            Saat ini budaya kita sedikit demi sedikit mulai menghilang, contohnya cara kita berpakaian, dimana orang timur yang dikenal berpenampilan sopan dan tertutup namun kini mengenakan pakain terbuka dengan santai nya dan tidak memiliki rasa malu dan sudah menjadi kebiasaan yang mudah diterima oleh masyarakat. Selain itu dari segi makanan, masyarakat saat ini suka sekali dengan produk impor,contohnya Mc. Donalds, KFC, dan sebagainya mereka berfikir bahwa hal itu modern higenis, praktis. Sehingga masyarakat menganggap bahwa makanan tradisional sebagai hal yang kuno dan dianggap kampungan sekali, jarang sekali anank cucu kita memintanya.
Dampak hubungan yang diakibatkan oleh globalisasi dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok besar, yakni :
a.       akan terjadinya keguncangan budaya (cultural shock).Keguncangan budaya ini merupakan dampak yang paling berat dirasakanoleh masyarakat.
b.      Ketimpangan kebudayaan (cultural lag) yang merupakan perbedaan antara wujud dengan nilai kebudayaan yang diserap.
c.       Dampak tersebut akan memperkaya kehidupan kebudayaan bangsa kita. Dampak yang terakhir ini bersifat positif, karena didalamnya akan terkandung kemampuan masyarakat untuk menyerapkebudayaan dari luar menjadi kebudayaan baru masyarakat yang bersangkutan.
Oleh karena itu, tugas utama kaum muda terpelajar saat ini harus dibenahi bagaimana mempertahankan, melestarikan, menjaga, serta mewarisi budaya lokal dengan sebaik-baiknya agar dapat memperkokoh budaya bangsa yang akan megharumkan nama bangsa. Dan juga supaya budaya asli negara kita tidak diklaim oleh negara lain.
H. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
                      
            Manusia juga dalam kesehariannya tidak akan lepas dari kebudayaan karena manusia adalah pencipta dan pengguna kebudayan itu sendiri. Hubunganyang erat antara manusia (terutama masyarkat) dan kebudayaan lebih jauh telah diungkapkan oleh Melvilie J. Herkovits dan Bronislaw Melllinowski,  yang mengungkapkan bahwa cultursl determinsm yang berarti segala sesuatu yang terdapat dalam masyakarat ditentukan adanya oleh kebudyaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.
              

Kebudayaan memiliki peran sebagai :
1.      Hubungan pedoman antar manusia atau kelompoknya
2.      Wadah unutuk menyalurkan perasaan dan kemampuan
3.      Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia, termasuk memenuhi kebutuhan hidupnya
4.      Pembeda manusia dengan  makhluk lainnya
5.      Petunjuk dimana manusia berprilaku dan bertindak di dalam pergaulan
6.      Pengaturan agar manusia dapat mengerti bagaimana bertindak, berbuat, menentukan sikapnya jika berhubungan dengan orang lain
7.      Sebagai modal dasar pembangungan



DaPus



Dessy's Graduation